TVRINews, Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperluas akses transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Rano saat meresmikan Halte Universitas Pancasila di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa, 15 September 2026.
Menurut Rano, keberadaan halte yang telah direvitalisasi ini diharapkan semakin memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya mahasiswa, sivitas akademika, serta warga yang beraktivitas di kawasan Lenteng Agung dan sekitarnya.
“Peresmian halte ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik yang inklusif, aman, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat,” ujar Rano, Selasa, 15 September 2026.
Halte Universitas Pancasila kini melayani lima rute Transjakarta. Kelima rute tersebut yakni 4B Stasiun Manggarai–Universitas Indonesia dengan 18 unit bus, 9H Cipedak–Pasar Minggu dengan tujuh unit, D21 Universitas Indonesia–Lebak Bulus dengan 29 unit, JAK.44 Andara–Universitas Pancasila dengan 30 unit, serta JAK.64 Terminal Pasar Minggu–Aselih dengan 24 unit.
Dari sisi waktu tunggu, rute 4B, 9H, dan D21 memiliki headway sekitar 10 menit pada jam sibuk. Sementara rute JAK.44 dan JAK.64 memiliki waktu tunggu yang lebih singkat, yakni sekitar lima menit pada jam sibuk.
Rano mengatakan fasilitas halte juga disiapkan dengan memperhatikan kebutuhan seluruh pengguna, termasuk masyarakat yang membutuhkan fasilitas aksesibilitas. Pembangunan halte tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Transjakarta, dan Universitas Pancasila.
“Transjakarta merealisasikan pembangunan fisik halte, sementara Universitas Pancasila turut mendorong pemanfaatannya oleh mahasiswa dan sivitas akademika sebagai bagian dari upaya beralih ke transportasi publik,” ungkap Rano.
Ia berharap keberadaan halte baru tersebut tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga mendorong semakin banyak masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan transportasi umum.
Rano juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Pemprov DKI Jakarta bersama Transjakarta akan terus meningkatkan kualitas fasilitas transportasi publik agar semakin memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Di tengah peresmian halte, Rano turut mengenang hubungan personalnya dengan Universitas Pancasila. Kampus tersebut pernah menjadi salah satu lokasi pengambilan gambar serial Si Doel Anak Sekolahan pada 1991, ketika Rano memerankan tokoh utama, Si Doel.
Ia mengingat salah satu adegan dalam serial tersebut yang menggambarkan Si Doel menjalani prosesi wisuda di lingkungan kampus Universitas Pancasila.
“Tentu tempat ini banyak kenangan. Walaupun artinya ini hanya sebuah film, sebuah cerita, tapi di sinilah yang membuat saya terinspirasi untuk melanjutkan kisah-kisah yang lain,” pungkas Rano.
Peresmian Halte Universitas Pancasila turut dihadiri Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, Rektor Universitas Pancasila Adnan Hamid, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza, serta sejumlah pejabat terkait.
Dengan beroperasinya halte tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap konektivitas transportasi publik di kawasan Jagakarsa dan Lenteng Agung semakin mudah, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat yang lebih efisien dan ramah lingkungan.










