TVRINews, Jakarta
Polisi memastikan kebakaran yang terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan pada Rabu, 14 Oktober 2026, bukan disebabkan oleh bom. Meski demikian, penyebab ledakan tersebut masih dalam penyelidikan.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, mengatakan kepastian tersebut diperoleh berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal bersama tim penjinak bom (Jibom).
"Hasil olah TKP dengan Jibom dan sebagainya, ini bukan bom. Ya, ini bukan bom. Ini adalah ledakan, ya, yang saat ini masih didalami," kata Brigjen Susatyo, Rabu malam, 14 Oktober 2026.
Susatyo menjelaskan, petugas menemukan sejumlah tabung etilen berkapasitas 52 kilogram. Menurut Susatyo, tabung tersebut biasa digunakan untuk membantu proses pematangan buah.
"Di TKP ditemukan sebuah tabung etilen, ya, tabung etilen 52 kilo yang yang panjang yang memang lazim biasanya digunakan itu untuk mematangkan buah," jelasnya.
Berdasarkan data hingga Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 23.50 WIB, sebanyak dua orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.
"Saat ini informasi dari Polres tadi ada 11 dan dua itu yang meninggal dunia," pungkasnya.










