TVRINews, Jakarta
PT Transportasi Jakarta melakukan penyesuaian rute pada tiga layanan Mikrotrans, yakni JAK 48A, JAK 50, dan JAK 79. Perubahan ini dilakukan untuk memperluas jangkauan transportasi publik sekaligus mempermudah masyarakat mengakses berbagai kawasan dan simpul transportasi di Jakarta.
Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani, dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu, menjelaskan bahwa modifikasi rute tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas layanan bagi masyarakat.
Pada layanan JAK 48A dengan rute Stasiun Tebet–Karet, perubahan jalur mencakup Jalan Tebet Utara Dalam, Jalan Tebet Raya, hingga Jalan Prof. Dr. Soepomo di kawasan Saharjo.
"Untuk perjalanan menuju Karet, titik pemberhentian mencakup kawasan SMPN 115 hingga Pal Batu 1. Sementara itu, arah menuju Stasiun Tebet melayani titik pemberhentian mulai dari Jembatan Merah 1 hingga Wisma Laena Tebet," ucap Ayu, dalam keterangan yang dikutip, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Penyesuaian berikutnya berlaku pada Mikrotrans JAK 50 yang melayani rute Puri Kembangan–Kalideres. Perubahan ini bertujuan mempermudah akses masyarakat menuju Stasiun Bojong Indah dan Pasar Bojong Indah.
Pada kedua arah perjalanan, layanan menjangkau kawasan Stasiun Bojong Indah hingga Sekolah Al Mukhlisin. Adapun untuk arah Puri Kembangan, titik pemberhentian meliputi Sekolahan Puri Kembangan hingga SLB Pangudi Luhur.
Sementara itu, Mikrotrans JAK 79 rute Rawa Buaya–Komplek Polri Portek kini melayani sejumlah titik tambahan, termasuk Terminal Rawa Buaya, Pool Transjakarta Rawa Buaya, Jalan KH. A. Wahab I, Jalan Darma Wanita IV, seberang Simpang Rawa Buaya Bojong Raya, hingga Pool Blue Bird Puri 2. Titik keberangkatan awal layanan ini dimulai dari Terminal Rawa Buaya.
Ayu Wardhani menyampaikan, penyesuaian rute dan penambahan titik pemberhentian dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi publik, sekaligus mempermudah perjalanan menuju berbagai kawasan dan simpul transportasi.
“Penyesuaian rute Mikrotrans ini merupakan bagian dari upaya Transjakarta dalam memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan konektivitas agar semakin mudah diakses masyarakat,” ujar Ayu.
Ia menambahkan, keterhubungan dengan transportasi massal dan pusat aktivitas masyarakat diharapkan dapat mendukung mobilitas harian yang lebih praktis.
“Kami berharap integrasi layanan ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beraktivitas, sekaligus menjadikan Mikrotrans sebagai pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan efisien,” katanya.
Transjakarta berharap perubahan ketiga rute tersebut dapat meningkatkan keterhubungan antarkawasan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menggunakan transportasi publik untuk aktivitas sehari-hari.










