TVRINews, Jakarta
Sebanyak 1.640 anak mengikuti Lomba Literasi Hari Anak Jakarta Membaca (HANJABA) 2026 bertemakan “Jakarta dalam Ingatan dan Harapan” dalam rangka menyambut 500 tahun Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menyampaikan gagasan melalui karya.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri sekaligus menjadi pemberi hadiah pada para pemenang lomba pada Kamis (9/3). Menurutnya, optimistis kreativitas anak-anak Jakarta menjadi modal penting bagi masa depan ibukota.
“Terus terang saya merasa bahwa Jakarta masa depannya itu colorful, penuh warna. Sehingga kita semua penuh dengan optimisme,” ujar Gubernur, Kamis, 3 September 2026.
Dari 1.640 peserta yang mendaftar sejak 28 Juli 2026, sebanyak 488 anak maju ke tahap kompetisi yang diadakan pada 20, 21, dan 24 Agustus 2026. Peserta berkompetisi dalam berbagai cabang seni visual hingga kelihaian berbicara di publik, mulai dari menggambar, storytelling, puisi, komik strip, pantun, English speech, fotografi, hingga menulis yang terbuka untuk seluruh jenjang pendidikan. Acara ini mencerminkan kekuatan human capital yang dimiliki Jakarta untuk masa mendatang.
Pramono juga menekankan pentingnya pendidikan dalam membuka kesempatan bagi anak-anak untuk memperbaiki masa depan keluarga. Sebagaimana program-program dukungan dari Pemprov DKI Jakarta seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang telah dimanfaatkan kurang lebih 707.477 siswa dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang menjangkau sekitar 15.800 mahasiswa. Ada pula LPDP Jakarta yang memberi peluang bagi anak-anak untuk berpendidikan hingga ke luar negeri, serta kemudahan untuk pengambilan ijazah bagi yang terkendala biaya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono, mengatakan HANJABA menjadi sarana untuk menumbuhkan budaya membaca sekaligus memberikan ruang bagi anak untuk berpikir, berimajinasi, dan berkarya dengan cara masing-masing.










