TVRINews, Pulau Untung Jawa
Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) membagikan sebanyak 250 Al-Quran dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kepulauan Seribu. Penyerahan bantuan kitab suci tersebut menjadi bagian dari kegiatan Pembinaan Pembentukan Karakter Maritim Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB itu dipusatkan di kawasan Pantai Sakura dan Jembatan Pengantin, Pulau Untung Jawa, Rabu 28 Oktober 2026. Lurah Pulau Untung Jawa Muslim bersama jajaran turut hadir mengikuti upacara Sumpah Pemuda sekaligus mendampingi penyerahan bantuan tersebut.

Rangkaian acara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter masyarakat pesisir, khususnya generasi muda, melalui penanaman nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan kecintaan terhadap wilayah maritim Indonesia.
Bantuan 250 Al-Quran diharapkan dapat memperkuat pendidikan keagamaan serta membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, memiliki semangat persatuan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini juga menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat, sekaligus mendorong keterlibatan seluruh elemen dalam menjaga dan membangun wilayah kepulauan.

“Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pulau Untung Jawa tidak hanya menjadi lokasi peringatan Sumpah Pemuda, tetapi juga ruang kolaborasi untuk membangun karakter generasi muda, memperkuat kepedulian sosial, dan menjaga kelestarian lingkungan pesisir”, jelas Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur pemerintahan, TNI/Polri, instansi terkait, hingga lembaga masyarakat. Dari unsur pemerintahan, hadir Aparatur Sipil Negara (ASN) Kelurahan Pulau Untung Jawa.
Sementara dari unsur TNI/Polri, turut hadir DANPOSMAT AL, Bhabinkamtibmas, Kapospol beserta anggota, serta Babinsa. Sejumlah unsur lainnya juga ikut berpartisipasi, di antaranya Satpol PP Kelurahan Pulau Untung Jawa beserta anggota, Koordinator Gulkarmat, dan Kepala Puskesmas Pembantu Kelurahan Pulau Untung Jawa.
Perwakilan instansi terkait yang hadir meliputi Sudin PPAPP, UPAP Dishub DKI, UPPD Dishub DKI, Sudin Perhubungan, Sudin Parekraf, Sudin UMKM, Sudin Lingkungan Hidup, Sudin Sumber Daya Air, Sudin KPKP, UKT I, dan UKT II.
Partisipasi masyarakat juga terlihat melalui kehadiran FPK, LMK, FKDM, para Ketua RW dan RT, TP PKK, Dasawisma, Jumantik, Posyandu, Karang Taruna, DKM Al-Ikhsan, serta DKM At-Tawaf.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, instansi terkait, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta menjaga keberlanjutan kehidupan di wilayah kepulauan.
Semangat Sumpah Pemuda diharapkan dapat diwujudkan melalui aksi nyata, mulai dari memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas spiritual, hingga menjaga laut dan lingkungan sebagai bagian penting dari identitas bangsa maritim Indonesia.










