TVRINews, Jakarta
Sejumlah layanan Transjakarta yang sempat mengalami keterlambatan akibat kecelakaan truk menabrak separator busway di Jalan Letjen MT Haryono, Jakarta Timur, Senin, 19 Oktober 2026, mulai kembali normal.
Sebelumnya, kecelakaan yang terjadi di kawasan Cawang, tepatnya di depan SPBU Shell, menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar Halte Ciliwung. Kondisi tersebut berdampak pada keterlambatan kedatangan sejumlah bus Transjakarta.
Melalui akun media sosial resminya, Transjakarta menyampaikan keterlambatan sempat terjadi pada Koridor 7, 9, dan 10 serta rute 4K, 5C, 7D, 7P, 7W, 9A, 9C, B11, B21, B41, B51, D11, JAK 20, dan JAK 75.
Namun, Transjakarta kemudian menginformasikan bahwa layanan Koridor 9 rute Pinang Ranti–Pluit di Halte Ciliwung telah kembali normal.
"Koridor 9: Pinang Ranti - Pluit. Di Halte Ciliwung saat ini sudah normal melayani pelanggan tanpa pengalihan," tulis Transjakarta melalui akun media sosial resmi, Senin, 19 Oktober 2026.
Sementara itu, berdasarkan pantauan TVRINews pada pukul 08.00 WIB, arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan masih terpantau padat. Sejumlah personel kepolisian dan petugas Transjakarta terlihat berada di lokasi untuk membantu penanganan kejadian.
Sebelumnya, TMC Polda Metro Jaya melaporkan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 04.40 WIB. Sebuah truk menabrak beton separator busway di Jalan Letjen MT Haryono Nomor 25, Cawang, Jakarta Timur, tepatnya di depan SPBU Shell.
"Sebuah truk menabrak separator busway di Letjen M.T. Haryono No.25, RT.4/RW.1, Cawang, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, tepatnya di depan Pom Shell. Situasi arus lalu lintas saat ini padat," tulis TMC Polda Metro Jaya dalam informasi yang diterima TVRINews, Senin, 19 Oktober 2026.
Transjakarta mengimbau pelanggan untuk memantau informasi terkini mengenai kondisi layanan dan rute perjalanan melalui akun media sosial resmi Transjakarta atau aplikasi TJ: Transjakarta.










