TVRINews, Jakarta
Kebutuhan dasar bagi penyintas kebakaran di Jalan Kampung Muka, RT 09/04, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, mulai terpenuhi. Sejumlah bantuan disalurkan ke lokasi pengungsian di Madrasah At-Taubah, Blok D, berupa makanan, air mineral, pakaian hingga perlengkapan bayi.
Lurah Ancol, Bijakri Saud Maruli Manik, mengatakan bantuan disalurkan secara bertahap oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepolisian, serta sejumlah pihak lainnya.
"Sejak kemarin hingga hari ini, bantuan terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga, mulai dari makanan, perlengkapan bayi, obat-obatan, air mineral, perlengkapan mandi, pakaian, selimut, kipas angin hingga tenda posko," kata Bijakri Saud dalam keterangan tertulis, dikutip Senin, 28 September 2026.
Bijakri menjelaskan, kebakaran tersebut menghanguskan 20 bangunan semipermanen yang terdiri atas 95 pintu kontrakan. Akibat kejadian itu, sebanyak 110 kepala keluarga atau 380 jiwa kehilangan tempat tinggal.
"Hingga kini tercatat 174 warga berada di lokasi pengungsian. Sementara, warga lainnya memilih tinggal sementara di rumah keluarga maupun tempat lain," jelasnya.
Menurut Bijakri, kebutuhan warga selama berada di pengungsian terus dipantau, termasuk ketersediaan air bersih. Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) juga dikerahkan untuk membersihkan area terdampak dan mengangkut puing-puing sisa kebakaran bersama warga.
"Kami memastikan kebutuhan dasar dan air bersih bagi warga tetap terpenuhi," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Ronny Jarpiko, mengatakan bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan natura dan pakaian sekolah. Pihaknya juga menyiapkan makanan bagi pengungsi untuk kebutuhan pagi, siang, dan malam selama dua hari ke depan.
"Kebutuhan konsumsi sudah didistribusikan sesuai jumlah pengungsi dan permohonan dari kelurahan," ucapnya.
Ronny merinci bantuan yang disalurkan meliputi beras, biskuit, mi instan, kecap, sarden, minyak goreng, tikar, matras gulung, seragam SMA, sabun dan sampo bayi, serta sandal.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jakarta Utara, Heri Asmedi, menambahkan PMI turut menyalurkan berbagai kebutuhan bagi penyintas. Bantuan tersebut terdiri atas 15 paket perlengkapan bayi, 30 paket perlengkapan kebersihan, 50 selimut, 15 karung pakaian layak pakai, 35 matras, dan 10 dus air mineral.
Bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan warga di lokasi pengungsian. PMI juga mengerahkan dua ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi para penyintas.
"Kemarin kami memberikan pertolongan pertama kepada warga yang mengalami luka robek, lecet, luka bakar hingga sesak napas. Kami terus bersiaga dan memantau kondisi warga pascakebakaran," ungkap Heri.










