TVRINews, Jakarta
Warga Jakarta dalam waktu dekat memiliki pilihan baru untuk perjalanan menuju kawasan Manggarai. LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Velodrome hingga Manggarai mulai memasuki tahapan uji coba operasional pada September 2026.
Proyek transportasi massal dengan nilai sekitar Rp4,1 triliun tersebut dibangun sepanjang 6,4 kilometer dan dilengkapi lima stasiun, yakni Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko mengatakan pekerjaan konstruksi LRT Jakarta Fase 1B telah diselesaikan. Sebelum digunakan masyarakat, sistem dan fasilitas yang tersedia telah melewati serangkaian pengujian.
Menurut Paulus, tahapan pengujian dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna ketika layanan mulai dibuka.
“Kami bersyukur akhirnya masyarakat dapat segera merasakan langsung sarana transportasi LRT Jakarta Fase 1B yang kami bangun penuh ketelitian dan perhitungan demi memberikan pengalaman terbaik bagi penumpang,” ujar Paulus dalam keterangan resmi, Rabu, Kamis, 10 September 2026.
Ia mengatakan kualitas pembangunan menjadi bagian penting dari tanggung jawab kontraktor dalam menghadirkan infrastruktur transportasi publik.
“Kami percaya, setiap meter jalur LRT merupakan bagian dari tanggung jawab Waskita Karya sebagai kontraktor,” katanya.
Fase 1B tidak hanya menambah panjang jaringan LRT Jakarta, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat keterhubungan antar moda transportasi. Salah satu titik strategis berada di Stasiun Manggarai. Penumpang nantinya dapat melanjutkan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line, Transjakarta, maupun kereta bandara menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Konektivitas tersebut diharapkan membuat perjalanan masyarakat menjadi lebih mudah karena perpindahan dari satu moda transportasi ke moda lainnya dapat dilakukan dalam satu jaringan perjalanan.
Uji Coba Dilakukan Bertahap
Sebelum dibuka secara penuh, pengoperasian LRT Jakarta Fase 1B akan berlangsung dalam beberapa tahapan. Tahap awal digelar pada 10 hingga 16 September 2026. Pada periode ini, layanan masih terbatas bagi peserta undangan, termasuk perwakilan masyarakat, lembaga, KOL, dan jurnalis.
Setelah itu, mulai 17 September hingga 2 Oktober 2026, masyarakat dapat mengikuti uji coba tahap kedua dengan terlebih dahulu melakukan registrasi. Pada fase tersebut, LRT beroperasi selama tujuh jam setiap hari, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Selanjutnya, uji coba umum dijadwalkan berlangsung pada 12 Oktober hingga 30 November 2026.
Berbeda dengan tahap sebelumnya, masyarakat dapat menggunakan LRT tanpa melakukan registrasi. Seluruh stasiun juga akan dioperasikan dan tidak ada pembatasan jumlah penumpang. Jam layanan pada periode tersebut diperpanjang menjadi 17 jam, mulai pukul 05.30 hingga 00.20 WIB. Tahapan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan operasional sekaligus memastikan seluruh sistem dapat berjalan sebelum layanan digunakan secara lebih luas.
Kehadiran LRT Jakarta Fase 1B hingga Manggarai diharapkan memperkuat jaringan transportasi publik Ibu Kota. Integrasi dengan KRL, Transjakarta, dan kereta bandara juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem mobilitas perkotaan yang semakin terhubung.
Dengan bertambahnya jaringan LRT, masyarakat memiliki alternatif perjalanan baru menuju sejumlah kawasan strategis Jakarta sekaligus pilihan untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.










