TVRINews, Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengapresiasi langkah Bank Jakarta yang menjadi sponsor dalam penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin (MHT) 2026. Dukungan ini dinilai sebagai bentuk sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, dunia perbankan, dan insan pers guna memperkuat literasi publik sekaligus menyambut peringatan 5 Abad Kota Jakarta.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Rano Karno saat menerima audiensi Pengurus Harian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 15 Juli 2026. Dalam pertemuan itu, ia menegaskan komitmen penuh Pemprov DKI terhadap penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik MHT yang selama lebih dari lima dekade telah konsisten menjadi ajang penghargaan bagi karya-karya jurnalistik terbaik seputar Jakarta.
Rano Karno juga mengajak seluruh insan pers untuk memanfaatkan sisa waktu pendaftaran yang masih dibuka hingga 31 Juli 2026. Ia mendorong para jurnalis mengirimkan karya terbaik mereka, terutama pada dua kategori khusus yang dihadirkan tahun ini, yakni "Menyongsong 5 Abad Jakarta" dan "Literasi Bank Jakarta."
"Masih ada waktu hingga 31 Juli 2026 untuk mengirimkan karya terbaik. Jadikan momentum menuju lima abad Jakarta ini sebagai inspirasi menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan memberi manfaat bagi masyarakat," ujar Rano.
Ia menilai kategori "Menyongsong 5 Abad Jakarta" merupakan ruang strategis bagi jurnalis untuk merekam perjalanan panjang, transformasi, sekaligus harapan terhadap Jakarta yang akan memasuki usia 500 tahun pada 2027 mendatang. Sementara itu, kategori "Literasi Bank Jakarta" diharapkan mampu mendongkrak pemahaman publik mengenai transformasi serta kontribusi Bank Jakarta dalam memperkuat ekosistem ekonomi daerah.
Tidak hanya itu, Rano Karno turut menyatakan dukungannya terhadap rencana PWI Jaya yang ingin menggelar Anugerah Jurnalistik MHT dalam skala yang lebih besar pada tahun 2027, bertepatan dengan rangkaian peringatan lima abad Jakarta.
"Pers memiliki peran penting dalam mendokumentasikan sejarah sekaligus mengawal pembangunan Jakarta ke depan," katanya.
Agenda audiensi ini turut dihadiri oleh Kepala Biro Media Massa Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Sandy Adam bersama Ied Sabila. Sementara dari pihak PWI Jaya, hadir Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo, Ketua Panitia Anugerah Jurnalistik MHT 2026 Arman Suparman, Tb Adi, Ronny Kusumah, serta Ketua Dewan Juri MHT 2026 Bagus Sudarmanto.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan berkesinambungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Bagi PWI Jaya, dukungan tersebut menjadi pemacu motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ajang penghargaan jurnalistik yang telah menjadi tradisi tahunan di Jakarta.
"Anugerah Jurnalistik MHT bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga bentuk penghargaan kepada para jurnalis yang menghadirkan karya-karya berkualitas untuk masyarakat sekaligus merekam perjalanan pembangunan Jakarta," kata Kesit.
Kesit menambahkan bahwa kolaborasi dengan Bank Jakarta lewat kategori khusus Literasi Keuangan menjadi langkah positif. Hal ini diharapkan memicu lahirnya karya jurnalistik yang tidak hanya berkualitas secara produk pers, namun juga bernilai edukasi bagi masyarakat mengenai sektor jasa keuangan.
Media dinilai memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi yang akurat dan edukatif terkait beragam inovasi, layanan, transformasi digital, hingga kontribusi nyata Bank Jakarta terhadap pembangunan ekonomi daerah serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).










